Monday, July 30, 2007

Topik 26: Surga Tidak Berlari

Bismillahirrahmanirrahim

Sebelum kita lanjutkan dengan topik latihan Surat Al-Fatihan, ada baiknya kita selingi dengan topik kiriman dari rekan Noor Ihsan sbb:

Dalam Al-Quran, kata surga yang dalam bahasa arabnya 'jannah', disebut sebanyak 65 kali. Dengan kata yang lain, 'jannaat', bentuk plural dari jannah disebut sebanyak
61 kali. Total 126 kali Allah sebut surga di berbagai surat. 32 kali kata surga diikuti kata mengalir sungai di bawahnya.

Hanya sekali dalam Yunus : 9, Allah menyebut kata mengalir sungai di bawahnya sebelum kata surga. Jangan sampai kita salah membacanya, maksud saya, usahakan jangan berhenti saat kata tajri, misal '...yudkhilhu jannaatin tajri. min tahtihal anharu khalidiina...'

Artinya akan berubah menjadi '...Dia akan memasukannya ke dalam surga yang berjalan, di bawahnya ada sungai, mereka kekal di dalamnya....'

Dalam bahasa Arab, suatu kata yang berasal dari akar yang sama akan memiliki arti dan makna yang dekat.

Kata islam berasal dari 3 huruf, sin lam dan mim yang memiliki makna asli keselamatan, penyerahan diri. Bentukan kata dari 3 huruf ini akan memiliki arti yang
mirip. Misal, salamah atau keselamatan. Rasul bersabda, Muslim itu adalah orang yang mana muslim lain selamat dari keburukan lisan dan tangannya.

Atau kata mar'ah (wanita) yang berasal dari ra hamzah alif yang memiliki makna asli melihat. Mar'ah adalah tempat jatuhnya pandangan.

Atau kata An-nas (manusia) yang berasal dari kata nun sin alif yang memiliki makna asli lupa. Rasul bersabda manusia tempatnya salah dan lupa.

Begitu juga kata jannah, berasal dari 3 huruf, jim nun nun yang memiliki makna asli tertutupi atau tersembunyi. Bentukan kata darinya seperti junun (gila), janin, junnah (pelindung), dan jin memiliki arti yang dekat yaitu tertutupi.
Orang gila tertutupi akalnya, janin tertutupi oleh perut, jin tertutup dari pandangan kasat mata manusia.

Surga pun tertutupi dari manusia, dari matanya, dari akalnya, dari pendengarannya, dari perasaannya.

Sabda Rasul dalam hadis qudsi dari abi hurairah riwayat Bukhari
: Aku siapkan untuk hambaKu yang shalih apa yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga, dan tidak pernah terbersit sedikitpun dalam hatinya.

Maha benar Allah dengan firmanNya
'Falaa ta'lamu nafsun ma ukhfiya lahum min qurrati a'yun'
As-sajdah : 17

Wallahu a'lam

No comments:

Topik Sebelumnya

Penting:
Silahkan memperbanyak atau menyebarkan materi-materi dalam situs ini tanpa ijin apapun dari penulis.

Visitors/Hits