Tuesday, April 17, 2007

Topik 10: Tinjau Ulang Kata Kerja (Fi'il)

Bismillahirrahmanirrahim

Pada topik yang lalu kita sudah melihat pembagian jenis kata kerja dalam bahasa Arab yaitu hanya terbagi dua macam: Kata Kerja Sedang (KKS), dan Kata Kerja Lampau (KKL)

Kembali ke Laptop, eh maksudnya ke Quran. Surat Al-Baqarah ayat 3:




Di ayat ini kita temui 3 KKS dan 1 KKL. Yang mana itu? Insya Allah Anda sudah tahu bukan? Saya ulangi kembali:
Yang bentuk sedang
يؤمنون
– yu’ minuu-na (lihat ada tambahan يــ diawal kata) – mereka sedang beriman
يقيمون
– yu qii-muu-na (lihat ada tambahan يــ diawal kata) – mereka sedang mendirikan (sholat)
ينفقون
– yun fi-quuna (lihat ada tambahan يــ diawal kata) – mereka sedang berinfaq

Yang bentuk lampau
رزقناهم
-- asal nya adalah رزق – ro-za-qo (yang artinya rezkikan) lalu mendapat akhiran نا (yang artinya kami (telah)) dan هم (yang artinya kepada mereka). Jadi Razaqnaahum artinya (yang kami telah rezkikan kepada mereka).

Fokus topik kali ini adalah menjelaskan Tips memeriksa apakah kata kerja itu termasuk KKS atau KKL.

Perhatikan contoh diatas sekali lagi. Sebelum saya kasih tips nya, kita lihat satu contoh dulu:



Terlihat bahwa untuk KKS: selalu ada tambahan diawal kata kerjanya. Maksudnya? Ya lihat saja contoh diatas. Kata asalnya adalah كتب-kataba. Lalu untuk membentuk kata kerja sedang (KKS), tambahan huruf sebelum كتب- yang biasa (sering muncul di Al-Quran adalah) أ, ت, يـ, يـ..ون . Jadi asal ketemu kata-kata tambahan tsb terhadap suatu kata kerja, maka bisa dikira-kira maksud kata kerja tsb adalah kata kerja sedang (KKS).

Hal itu dapat diringkaskan dalam rumus berikut:



Mas, oke deh... Saya dah ngerti, mengenai teknik membedakan KKS dan KKP. Tapi Mas... hmmm ngomong-ngomong kok kita gak beranjak dari Ayat 3 surat Al-Baqaroh. Padahal ini sudah topik yang ke 10 loh.

Ok. ok. Terima kasih diingatkan. Sekarang saya kasih tugas. Ada berapa Fi'il dalam ayat 4 ini?



Kalau jawaban anda 4, maka kita bisa lanjut ke topik berikutnya Insya Allah, mengenai kata kerja Pasif. Lihat di ayat 4 diatas kata أنزل-unzila, adalah kata kerja pasif (artinya diturunkan), karena dia KKL (fi'il madhy), maka lebih tepat artinya "telah diturunkan". Bagaimana ciri-ciri KKL Pasif. Insya Allah akan kita bahas setelah pesan-pesan berikut.

4 comments:

Amir said...

Uda Raf...
Dilanjut (sadang sibuk yo da?)

Rafdian Rasyid said...

Alhamdulillah, baa kaba uda Amir? Ambo iyo agak sibuk... Tapi karano lah dimintak Uda, iyo ambo ndak bisa manulaknyo.

Ajo said...

Assalaamu'alaikum,

Rafdian urang awak ruponyo.
Mudah-mudahan Allah SWT maagiah kalapangan ka Rafdian untuak manaruihan pelajaran ko. Ambo sakaluarga iyo sanang mandapek ilmu ko.

Anonymous said...

Ass, pak kutipan ayat dan contohnya kok nggak nampak, apa ada error? Terima kasih. Salam.

Topik Sebelumnya

Penting:
Silahkan memperbanyak atau menyebarkan materi-materi dalam situs ini tanpa ijin apapun dari penulis.

About Me

My Photo
السلام عليكم Bagi yang telah mempelajari bahasa Arab sedari kecil, nahwu shorof (grammar) bahasa arab tidaklah rumit bagi mereka. Hal berbeda bagi orang dewasa baru belajar bahasa arab, akan terasa sulit sekali. Saya belajar bahasa arab dari Al-Quran pun setelah usia sangat lanjut (too bad; but better late than never). Tulisan dalam blog ini dituliskan sebagai bagian dari proses belajar saya pribadi (menjadi semacam refleksi ataupun dokumentasi). Proses belajar tersebut terus berlanjut sampai sekarang. Doakan semoga saya tetap istiqomah.

Visitors/Hits